Rakerkab Dan Bimtek KONI Sidoarjo 2025, Siap Hadapi Popda 2026 Dan Porprov 2027

 

Rakerkab Dan Bimtek KONI Sidoarjo 2025, Siap Hadapi
Popda 2026 Dan Porprov 2027


Malang, 30 Desember 2025
KONI (Komite Olah Raga Nasional Indonesia) Kabupaten Sidoarjo resmi menerima 7 Cabang OLah Raga baru ke dalam struktur pembinaan Olah Raga Sidoarjo. Pengumuman dann Pernyataan penerimaan 7 Cabang Olah raga ini disampaikan oleh Dr. H. Imam Jawahir, S.Pd. MM. di Malang Selasa (30/12). 

 

Baca Berita Lebih Lengkap Di Informatika News Line
Lihat Link Lengkapnya Di Bawah Ini
http://www.informatikanewsline.my.id/2026/01/terima-7-cabang-olah-raga-baru-koni.html

 

Imam Jawahir didaulat oleh KONI sebagai Ketua Panitia Rapat Kerja Kabupaten (RAKERKAB) KONI Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Tyci Malang. Dalam kegiatan Rakerkab KONI yang juga disertai dengan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Hibah di Cabang Oleh ini, dihadiri oleh seluruh perwakilan Cabang Olah yang ada di Kabupaten Sidoarjo.  



 



 

"Kita terima keluarga baru kita, ada 7 Cabang OLah Raga baru, meliputi Cabang OLah Raga (1) Barongsai (2) Bermotor (3) Golf (4) Kabaddi (5) Pentathlon modern (6) Ski Air dan (7) Triathlon..." Kata Dr. Imam Jawahir.

Kagiatan RAKERKAB KONI ini dilakukan setelah sebelumnya dilakukan Bimtek Pengelolaan Keuangan KONI yang ditujukan kepada pengurus/pengelola Keuangan Cabang Olah Raga yang berada di bawah KONI Kabupaten Sidoarjo. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas PORAPAR Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, S.Sos., M.Si, Pengurus KONI Provinsi Jawa Timur, dan Sekretaris Komisi D/Anggota Banggar DPRD Kabupaten Sidoarjo, Zahlul YUsar, yang juga ketua salah satu Cabang OLah raga di KONI Kabupaten Sidoarjo, serta pejabat Polres Kabupaten Sidoarjo.

Dalam arahannya Kepala Dinas PORAPAR Kabupaten Sidoarjo mengingatkan pentingnya pengurus KONI dan juga para pengelola Cabang Olah Raga di KONI, memahami dengan baik laporan keuangan sesuai dengan standar pengadaan barang dan jasa pemerintah.

" Yang menjadi pedoman diantara nya adalah Peraturan Bupati No.1/2022 pasal 4 dan pasal 21, serta Peraturan Bupati No.66/2025, khususnya pasal 19. Ini yang menjadi pedoman pengelolaan dana hibah di cabang olah raga KONI ini, " kata Yudhi Irianto

Dalam kesempatan yang sama Kadis Yudhi Iriyanto memperkenalkan yel yel baru kontingen Olah Raga Sidoarjo yang baru dalam rangka menghadapi event oleh raga Porprov tahun 2027 yang akan datang.

" wis wayahe juara ..rek...rek " kata Kadis Yudhi Iriyanto sambil sedikit kocak. Yel yel baru untuk membangitkan semangat olah raga ini kemudian diikuti oleh seluruh peserta Rakerkab dan kegiatan Bimtek yang hadir.

Sidoarjo didorong untuk meraih kembali posisi runner up pada Porprov 2027 yang akan datang. Pada Porprov Jawa Timur 2025 yang lalu Sidoarjo digeser oleh Kota Malang, dan berada pada posisi ketiga, padahal pada Porprov sebelumnya berhasil menduduki posisi runner up. Para peserta kegiatan yang terdiri dari pengurus Cabang Olah raga ini didorong, agar pada Porporn 2027 yang akan datang bisa meraih kembali posisi semula, posisi runner up, bahkan bisa menjadi Juara Umum menggeser dominasi Kota Surabaya, yang selalu menjadi langganan Juara Umum.

Kadis Yudhi Iriyanto juga menyoroti kesejahteraan atlet di Sidoarjo.

"Jangan sampai atlet ini hidupnya sengsara, pendidikannya tidak terurus. " Kata Yudhi Iriyanto.

Yudhi Irianto juga menyoroti kasus meninggalnya atlet Wushu Sidoarjo dalam sebuah even pada bulan Oktober 2025 yang lalu. Perlunya penyiapan atlet yang baik dan juga penyiapan dukungan fasilitas kesehatan yang cukup untuk para atlet.

Rakerkab KONI ini juga membahas berbagai usulan penting yang akan dijadikan panduan dan perjuangan seluruh atlet Cabang Olah Raga di Sidoarjo, satu tahun yang akan datang. Salah satu pengurus KONI misalnya, mengusulkan agar pada pertandingan cabang olah raga beregu, jumlah medali yang diberikan tidak hanya satu medali saja, akan tetapi bisa beberapa medali, dibedakan dengan cabang olah raga perorangan.

" KIta ini  memiliki kekuatan dalam cabang olah raga beregu. Beberapa medali emas dalam cabang olah raga team atau beregu berhasil kita raih, Seharusnya cabang olah raga beregu ini diberikan medali lebih dari 1 medali. Karena atlet yang bertanding di dalam olah raga beregu kan tidak hanya satu. Untuk bola volly misalkan, ada 6 atlet dalam 1 regu. Dan ketentuan medali lebih ini juga biasa diberikan dalam event olah raga lain. Ini harus diperjuangan sebelum Porprov 2027 yang akan datang. "

Usulan penting lain yang diangkat dalam Rakerkab KONI kali ini adalah usulan dukungan dunia industri dalam skema kerjasama bapak dan anak angkat. Dunia industri didorong untuk ikut serta mendorong kemajuan atlet Sidoarjo dengan memberikan insentif dukungan dan pembinaan kepada cabang olah raga (TNTW)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terciduk Kamera, Wartawan Sidoarjo, Saat Liputan Kegiatan Kesbangpol Sidoarjo

Agenda Pesta HUT Ke 167 Sidoarjo Tahun 2026