Terciduk Kamera, Wartawan Sidoarjo, Saat Liputan Kegiatan Kesbangpol Sidoarjo

 

Terciduk Kamera, Wartawan Sidoarjo, Saat Liputan Kegiatan Kesbangpol Sidoarjo

Menikmati Suara Merdu Wartawan Sidoarjo


Batu, Informatika News Line, 14/02/2026
Wartawan senior Sidoarjo, terciduk kamera jurnalis Informatika News Line, Sabtu (14/02) pagi di kawasan Hotel Royal Batu. Kepada Informatika News Line, Mas Luqman Arief, jurnalis group GlobalindoNews yang tergabung dalam KJJT (Komunitas Jurnalis Jawa Timur) ini menyampaikan bahwa dirinya sedang melakukan reportase kegiatan Badan Kesbangpol Kabupaten Sidoarjo selama dua hari.

 

Baca Lebih Lengkap Di Situs Berita On Line News Corner Kota

Lihat Link Lengkap Di Bawah Ini 

http://www.news-corner-kota-batu.domainnews.biz.id/2026/02/terciduk-kamera-wartawan-sidoarjo-saat.html

 

"Dari Hari Jum'at kemarin, saya mendapat tugas reportase Kegiatan Badan Kesbangpol Kabupaten Sidoarjo.." kata Mas Lukman yang juga hadir disertai putri kecilnya yang lucu.

"Kelas berapa dik ? "
"Kelas 2 Om..." kata putri Mas Lukman kepada Informatika News Line.
"Lho mosok ? sekecil ini sudah kelas 2 SMA ? " kata jurnalis Informatika News Line.
" Bukan Om... bukan SMA ...ini kelas 2 SD...." kata si kecil yang lucu itu.

 


Pagi ini, saat sebagian orang merayakan Hari Valentine, hari gak jelas, tentang kisah cinta yang gagal, Mas Jurnalis Lukman Arief bersama putrinya  menunjukkan bagaimana sebenarnya Valentine yang sebenarnya itu. Kisah kedekatan kasih sayang seorang jurnalis Globalindo group, detikperistiwa, saat membawa putrinya ikut dalam tugas penting, meliput kegiatan Badan Kesbangpol Kabupaten Sidoarjo.

Selama dua hari sejak Juma'at (13/02) sampai Sabtu (14/02) Badan Kesbangpol Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Sosialisasi Pemahaman HAM Sebagai Pilar Perlindungan Warga Negara.





 

Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Zahlul Yussar (28) yang hadir atas nama Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Jum'at (13/02) kemarin memberikan sebuah kunci penting dalam menekan pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia.

"Pendidikan Politik Yang Baik yang menghasilkan Praktek Politik Praktis Yang Baik, bukan Politik Busuk, otomatis akan menurunkan pelanggaran HAM di Indonesia. " kata Politisi Ketua Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo itu.

"Masalah HAM bukan semata-sama kasus Marsinah, Pahlawan Nasional Pekerja asal Sidoarjo, yang beberapa waktu yang lalu mendapat anugerah Pahlawan dari Presiden Prabowo. Akan tetapi hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, jaminan atas kesehatan publik yang baik, penghapusan kemiskinan, dan penyediaan lapangan pekerjaan, adalah fokus HAM yang sesungguhnya. " Kata Zahlul Yussar.

"Masyarakat harus dididik melalui pendidikan Politik yang tepat. Masyarakat harus tahu bahwa Politik yang baik itu otomatis akan menghasilkan penghagaan terhadap HAM, Sementara Politik busuk itu otomatis akan membuat pelanggaran HAM bertambah parah ...."

"Politik itu indah, tidak saling caci, saling menipu, atau saling adu kesombongan, akan tetapi baik hati, bersih hati, punya pemikiran yang bersih....Kita harus mengubah fenomena politik yang saat ini dipenuhi oleh degradasi etika ini...." Kata Mas Zahlul Yussar, politisi yang masih sangat muda belia ini. (MIG)

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerkab Dan Bimtek KONI Sidoarjo 2025, Siap Hadapi Popda 2026 Dan Porprov 2027

Agenda Pesta HUT Ke 167 Sidoarjo Tahun 2026